Minggu, 06 Maret 2016

Gerhana Matahari Total (GMT)

 
Merasakan suasana saat gerhana matahari total (GMT) pernah saya alami ketika saya kira-kira berumur 6 tahun tepatnya tahun 1983, hitung sendiri berapa umur saya sekarang (wis tuwo). pada saat itu gerhana matahari total (GMT) dapat di saksikan oleh sebagian besar pulau jawa dan sebagian kecil papua.
 
Tidak begitu banyak kenangan indah yang bisa saya ceritakan karena pada masa itu justru ada himbauan dari pemerintah saat itu supaya jangan melihat secara langsung gerhana matahari total karena dapat mengakibatkan kebutaan permanen. 
 
Belum lagi ditambah dengan mitos bahwa ketika ada gerhana matahari ataupun bulan itu katanya matahari atau bulannya dimakan Betoro Kolo, dan supaya dia mau memuntahkan kembali matahari ataupun bulan maka harus dipukuli perut Betoro Kolo sehingga saat matahari atau bulan telah tertutup semuanya maka akan ramai orang memukul kentongan sebagai simbol perut Betoro Kolo sampai matahari dan bulan kembali ke bentuknya semula. maka yang terjadi saat itu adalah sunyi gelap dan sayapun jadi tak punya kenangan karena tidur.

Begitu patuhnya masyarakat pada masa itu, hal ini terbukti dikemudian hari tidak ada kabar orang yang menderita kebutaan permanen akibat menonton gerhana matahari total secara langsung haha....mergo patuh opo yo pancen gerhana ora marai buta.... hadeeh....

Buat saudaraku yang di Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung. juga semua provinsi di Kalimantan (kecuali Kalimantan Utara), Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara yang tanggal 9 Maret 2016 akan dilewati gerhana matahari total, selamat menikmati fenomena alam yang merupakan tanda kebesaran Alloh SWT. 
 
Pada zaman Nabi Muhammad dulu pernah terjadi gerhana matahari yang kebetulan berbarengan dengan wafatnya salah satu putra beliau yaitu Ibrahim, hal ini kemudian dikait-kaitkan bahwa terjadinya gerhana matahari karena wafatnya Ibrahim, kemudian beliau menemui kaum muslimin dan menegaskan terjadinya gerhana matahari bukan karena kematia  Ibrahim matahari dan bulan adalah tanda kebesaran Alloh yang tiada hubungannya dengan kematian atau hidup seseorang.
 
Begitu pula tidak ada hubungannya dengan dimakan Betoro Kolo haha...
 
Sunnah yang dianjurkan ketika terjadi gerhana adalah Sholat Khusuf/ Sholat Gerhana, dilaksanakan secara berjamaah dan setelah sholat dibacakan khotbah.
 
 
 
 Tips bagi anda yang masih belum berani melanggar himbauan pemerintah tahun 1983 haha.....

Pertama
Gunakan kacamata hitam untuk melihat gerhana, setidaknya menghindari sinaar matahari secara langsung   yang pastinya menyilaukan dan membuat mata sakit, walaupun mungkin tidak sampai buta

Kedua
Lihat tayangan live di TV saja

Ketiga
Bagi yang rumahnya tanpa eternit cari celah genting yang dapat dilewati sinar matahari, lihat bayangannya dilantai rumah, kita dapat mengikuti perkembangan gerhana matahari tersebut dari bayangan celah genteng tersebut. (no. 3 ini tips dari guru MI saya dulu).

Tapi kalau yang anda takutkan ketika terjadi gerhana adalah Betoro Kolo itu tak beralasan dan saya tidak punya tipsnya .


Senin, 29 Februari 2016

Tahun Kabisat

Informasi tentang tahun kabisat saya dapat pertama kali adalah saat saya kelas 5  MI (Madrasah Ibtidaiyah), yaitu tahun yang habis dibagi dengan angka empat. ini terjadi Setiap empat tahun sekali.

Keunikan tahun kabisat adalah jumlah hari di tahun kabisat adalah 366 hari yang pada tahun-tahun biasa hanya 365 hari, satu hari pada tahun kabisat ditambahkan pada bulan Februari yang biasanya 28 hari menjadi 29 hari.

Saat saya SMP saya mendapat tambahan informasi dari guru geografi saya bahwa bumi berrevolusi mengelilingi matahari dalam satu kali putaran memerlukan waktu 365 lebih 1/4 hari.

Saya jadi penasaran dan mencoba menghubung-hubungkan, mungkin satu hari ditahun kabisat itu adalah pengganti 1/4 hari selama 4 tahun yang tidak pernah dihitung. Tapi Biar saja penasaran saya ini nanti saya tanyakan pada mbah google.

Siapapun yang membuat aturan perhitungan tahun masehi ini saya agak kurang setuju, karena menurut saya sipembuat kurang berfikir panjang hanya berfikir praktis bagaimana cara mengakomodir waktu 1/4 hari yang tak terhitung tiap tahunnya.

Tapi coba kita lihat efek negatifnya....

1. Karena adanya tambahan 1 hari di bulan Februari mengakibatkan orang yang lahir tanggal 29 Februari hanya bisa merayakan ulang tahunnya 4 tahun sekali. Kalo 1 tahun jelas disebut ulang tahun lha kalau 4 tahun Trus nyebutnya apa coba...?

2. Bagi yang punya pacar, suami, istri atau some one special yang lahir tanggal 29 Februari, trus mereka mau mengucapkan selamat ulang tahun....sudah dibela-belain begadang supaya bisa jadi yang pertama mengucapkan selamat ulang tahun, setelah jam 12 malam eeh ....tanggalnya bukan 29 tapi sudah tanggak 1 Maret... (Piye perasaanmu jal...,)

3. Dan Hari ini di tahun kabisat ini yang saya harapkan tanggal muda (baca bayaran) eeh.... baru tanggal 29 Februari....marai nggonduk jon.....hehe....

Minggu, 21 Februari 2016

Setiap kali panen kata-kata yang terucap oleh pak'e dan mbok'e adalah " awite mung sak las dadi pirang-pirang las isih dadi janggele, wit e, godonge, alhamdulillah"

Sungguh Maha Pemurah
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan